Showing posts with label burung langka. Show all posts
Showing posts with label burung langka. Show all posts

In Angsa Batu Christmas binatang langka burung burung langka burung langka di indonesia satwa satwa langka satwa langka di indonesia

Angsa Batu Christmas (Abbott's booby)

Angsa Batu Christmas (Papasula abbotti) Abbott's Booby Papasula abbotti (Ridgway, 1893). Description Large size (72 cm), dark brown and white.


The head and tail are dark. Adult: dark soot brown with white belly.

Teenagers: white changes with light brown brown. The skin of the face is not yellow-red. Goose-stone or Gangsa-stone are part of the family Sulidae, a group of seabirds, and are closely related to the Gannet Bird (Gembul).

Local Name: Christmas Stone Goose English name: Abbott's booby

Latin name: (Papasula abbotti) Habitat: Christmas Island (Christmas Island - Australia) And often seen in Indonesia Color: White fur, black wings and tail, blue feet and webbed Length: 80 cm is measured from the beak to the tail Weight: 1460 g Sound: Stoke when in the nest and seldom speak when not in the nest Food: Fish and Squid Threats: Tree felling for phosphate mining and also the threat of ants yellow crazy ants



Angsa Batu Christmas (Papasula abbotti) Abbott's Booby Papasula abbotti (Ridgway, 1893).

Deskripsi Berukuran besar (72 cm), berwarna coklat gelap dan putih. Kepala dan ekor berwarna gelap. Dewasa: coklat jelaga gelap dengan perut putih.

Remaja: warna putih berganti dengan coklat abu-abu terang. Kulit muka tapa bulu kuning-merah. Angsa-batu atau Gangsa-batu merupakan bagian dari famili Sulidae, sekelompok burung laut, dan berhubungan dekat dengan Burung Gannet (Burung Gembul).

Nama Lokal : Angsa Batu Christmas Nama Bahasa Inggris : Abbott’s booby

Nama Latin : (Papasula abbotti) Habitat : Pulau Christmas ( Christmas Island – Australia ) Dan sering terlihat di Indonesia Warna : Bulu putih, sayap dan ekor hitam, kaki biru dan berselaput Panjang : 80 cm diukur dari paruh hingga ekor Berat : 1460 g Suara : Kokokan ketika berada di sarang dan jarang bersuara ketika tidak di sarangnya Makanan : Ikan dan Cumi Ancaman : Penebangan pohon untuk penambangan fosfat dan juga ancaman dari semut yellow crazy ants

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In aneka satwa langka binatang langka burung burung langka burung langka di indonesia satwa satwa langka satwa langka di indonesia satwa langka indonesia

Satwa Jenis Burung Yang Terancam Punah

Satwa Jenis Burung Yang Terancam Punah (Endangered; EN)

Berikut adalah hewan dari kelas aves (burung) yang ada di Indonesia yang dikategorikan oleh Redlist IUCN dalam status “Endangered” (Terancam; ER) atau terancam punah. Status “Terancam” berada di bawah status “Kritis” (CR). Daftar burung langka itu antara lain:



  1. Angsa Batu Christmas (Papasula abbotti)
  2. Bangau Storm (Ciconia stormi)
  3. Berkik Gunung Maluku (Scolopax rochussenii)
  4. Burung Madu Sangihe (Aethopyga duyvenbodei)
  5. Celepuk Flores (Otus alfredi); sejenis Burung Hantu
  6. Celepuk Biak (Otus beccarii); sejenis Burung Hantu
  7. Delimukan Wetar (Gallicolumba hoedtii)
  8. Elang Jawa (Spizaetus bartelsi)
  9. Gagak Flores (Corvus florensis)
  10. Jalak Putih (Sturnus melanopterus)
  11. Kasturi Ternate (Lorius garrulus)
  12. Kehicap Biak (Monarcha brehmii)
  13. Kehicap Flores (Monarcha sacerdotum)
  14. Kehicap Tanah Jampea (Monarcha everetti)
  15. Kuau Kerdil Kalimantan (Polyplectron schleiermacheri)
  16. Kowak Jepang (Gorsachius goisagi)
  17. Luntur Gunung (Apalharpactes reinwardtii)
  18. Maleo Senkawor (Macrocephalon maleo)
  19. Mandar Talaud (Gymnocrex talaudensis)
  20. Mentok Rimba (Cairina scutulata)
  21. Nuri Talaud (Eos histrio)
  22. Opior Buru (Madanga ruficollis)
  23. Pergam Timor (Ducula cineracea)
  24. Punai Timor (Treron psittaceus)
  25. Pterodroma baraui
  26. Serak Taliabu (Tyto nigrobrunnea); sejenis Burung Hantu
  27. Serindit Flores (Loriculus flosculus)
  28. Serindit Sangihe (Loriculus catamene)
  29. Sikatan Lompobattang (Ficedula bonthaina)
  30. Sikatan Matinan (Cyornis sanfordi)
  31. Trinil Nordmann (Tringa guttifer)

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In aneka satwa langka binatang langka burung burung langka burung langka di indonesia satwa satwa langka satwa langka di indonesia satwa langka indonesia

Burung Langka Berstatus Kritis

Burung Langka yang Terancam Punah

Jenis Binatang atau satwa berkelas burung (aves) yang termasuk kategori langka dan terancam punah di Indonesia tidak sedikit jumlahnya. Secara ilmiah burung digolongkan dalam hewan kelas aves yang terdapat sekitar belasan ribu spesies di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri terdapat sedikitnya 1.500 jenis burung. Dari jumlah tersebut tidak sedikit yang terdaftar dalam kategori terancam punah (Critically endangered) bahkan sangat terancam punah (Endangered).

Kritis (Critically endangered) adalah status konservasi yang diberikan terhadap spesies yang memiliki risiko besar akan menjadi punah di alam liar (Extinct in the wild; EW) atau akan sepenuhnya punah (Extinct; EX) dalam waktu dekat. Sedangkan status terancam (Endangered) adalah spesies yang berada dalam risiko kepunahan karena jumlahnya sedikit, maupun terancam punah akibat perubahan kondisi alam atau hewan pemangsa.

Sedikitnya saya mendapati 18 spesies burung Indonesia yang masuk dalam kategori “Sangat Terancam Punah” dan 31 spesies burung Indonesia yang tergolong dalam kategori “Terancam Punah”. Daftar binatang (hewan) ini belum termasuk yang dikategorikan sebagai “Rentan” yang daftarnya berlipat panjangnya.

Hewan (Burung) Berstatus Kritis (Critically endangered; CR)

Daftar hewan dari kelas aves (burung) yang ada di Indonesia yang dikategorikan oleh Redlist IUCN dalam status “Critically endangered” (Kritis; CR) atau sangat terancam punah. Status Kritis berada di bawah status EW dan EX. Daftar burung langka itu antara lain:


  1. Anis Bentet Sangihe (Colluricincla sanghirensis)
  2. Celepuk Siau (Otus siaoensis); sejenis Burung Hantu
  3. Cikalang Christmas (Fregata andrewsi)
  4. Dara Laut China (Sterna bernsteini)
  5. Elang Flores (Spizaetus floris)
  6. Gagak Banggai (Corvus unicolor)
  7. Ibis Karau (Pseudibis davisoni)
  8. Jalak Bali (Leucopsar rothschildi)
  9. Kacamata Sangihe (Zosterops nehrkorni)
  10. Kakatua Kecil Jambul Kuning (Cacatua sulphurea)
  11. Kehicap Boano (Monarcha boanensis)
  12. Merpati Hutan Perak (Columba argentina)
  13. Perkici Buru (Charmosyna toxopei)
  14. Punai Timor (Treron psittaceus)
  15. Seriwang Sangihen (Eutrichomyias rowleyi)
  16. Sikatan Aceh (Cyornis ruckii)
  17. Trulek Jawa (Vanellus macropterus)
  18. Tokhtor Sumatera (Carpococcyx viridis)

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

About us